Krisis yang terjadi pada BlackBerry tak menghalangi niat Fairfax
Financial untuk mengakuisisinya. Bahkan, sang pemilik, Prem Watsa,
mengaku optimis dengan masa depan perusahaan yang akan dibelinya ini.
Seperti yang dilansir oleh CrackBerry (1/10), Globe and Mail sempat mewawancarai Watsa mengenai rencana pembelian ini. Sang Warren Buffet-nya Kanada ini pun dengan mantap menyatakan ya atas pembelian ini dan berharap akan segera difinalisasi.
Watsa sendiri menyatakan keoptimisannya terhadap nasib BlackBerry di masa mendatang. Disebutkan, jika sudah diakuisisi, nantinya BlackBerry akan kembali ke masa jayanya.
"Namun begitu, saya tak meremehkan masalah jangka pendek yang tengah mereka alami sekarang," sambungnya.
Meski yakin mampu menyelamatkan perusahaan, Watsa sendiri tak mau muluk-muluk dengan prestasi yang harus dicapai BlackBerry. Menurutnya, perusahaan asal Kanada tersebut tak harus berjibaku dengan Samsung atau Apple di pasar smartphone dunia.
"BlackBerry adalah perusahaan yang bagus dengan produk hebat. Hal ini yang akan menyelamatkan perusahaan. Mampukah BlackBerry bersaing dengan Apple dan Samsung sekaligus Android? Tidak, itu cukup sulit. Namun saya yakin di pasar korporat dan pebisnis, BlackBerry memiliki keuntungan yang sangat besar," sebutnya.
Memang, selama ini kekuatan BlackBerry terletak pada pasar para pebisnis dan korporat. Bahkan, Samsung dan Apple sekalipun takkan mampu bersaing dengan BlackBerry di pasar ini.
Prem Watsa sendiri dikabarkan akan melakukan finalisasi pembelian BlackBerry atas nama Fairfax Financial. Jika tidak ada halangan, setidaknya 4 November mendatang BlackBerry akan dipimpin dengan nahkoda baru.
Sumber : http://www.merdeka.com/teknologi/blackberry-akan-kembali-ke-masa-jayanya.html
Demikian artikel dari blog saya. Jika ada pertanyaan bisa di tulis di kolom komentar. Terimakasih atas kunjungannya :)
Seperti yang dilansir oleh CrackBerry (1/10), Globe and Mail sempat mewawancarai Watsa mengenai rencana pembelian ini. Sang Warren Buffet-nya Kanada ini pun dengan mantap menyatakan ya atas pembelian ini dan berharap akan segera difinalisasi.
Watsa sendiri menyatakan keoptimisannya terhadap nasib BlackBerry di masa mendatang. Disebutkan, jika sudah diakuisisi, nantinya BlackBerry akan kembali ke masa jayanya.
"Namun begitu, saya tak meremehkan masalah jangka pendek yang tengah mereka alami sekarang," sambungnya.
Meski yakin mampu menyelamatkan perusahaan, Watsa sendiri tak mau muluk-muluk dengan prestasi yang harus dicapai BlackBerry. Menurutnya, perusahaan asal Kanada tersebut tak harus berjibaku dengan Samsung atau Apple di pasar smartphone dunia.
"BlackBerry adalah perusahaan yang bagus dengan produk hebat. Hal ini yang akan menyelamatkan perusahaan. Mampukah BlackBerry bersaing dengan Apple dan Samsung sekaligus Android? Tidak, itu cukup sulit. Namun saya yakin di pasar korporat dan pebisnis, BlackBerry memiliki keuntungan yang sangat besar," sebutnya.
Memang, selama ini kekuatan BlackBerry terletak pada pasar para pebisnis dan korporat. Bahkan, Samsung dan Apple sekalipun takkan mampu bersaing dengan BlackBerry di pasar ini.
Prem Watsa sendiri dikabarkan akan melakukan finalisasi pembelian BlackBerry atas nama Fairfax Financial. Jika tidak ada halangan, setidaknya 4 November mendatang BlackBerry akan dipimpin dengan nahkoda baru.
Sumber : http://www.merdeka.com/teknologi/blackberry-akan-kembali-ke-masa-jayanya.html
Demikian artikel dari blog saya. Jika ada pertanyaan bisa di tulis di kolom komentar. Terimakasih atas kunjungannya :)

